Seekor Burung Kecil

Seekor burung kecil terbang ke selatan saat musim dingin. Begitu dinginnya hingga burung itu membeku dan jatuh ke suatu tanah lapang. Sewaktu burung itu tergeletak, seekor sapi datang mendekat dan menjatuhkan kotoran diatasnya. Saat ia berada di bawah gundukan kotoran sapi, burung itu mulai menyadari betapa hangatnya itu. Kotoran itu sungguh melelehkannya! Burung itu terbaring disana, merasa hangat dan bahagia, dan tak lama mulai berkicau gembira. Seekor kucing yang sedang lewat mendengar burung kecil itu berkicau, dan datang mengintai. Mengikuti bunyi itu, si kucing menemukan burung di bawah gundukan kotoran sapi, dan dengan tangkas mendorongnya keluar, lalu memakannya.

Moral dari cerita ini adalah:

  • Tidak setiap orang yang menjatuhkan satu sen pada anda adalah musuh anda.
  • Tidak setiap orang yang mengeluarkan anda dari kotoran adalah teman anda.
  • Ketika anda berada dalam kotoran yang dalam, jaga mulut anda tertutup!

Apa yang disimpan masa depan bagi anda? Para pemenang berharap mengalami hari baik setiap hari dan mereka jarang dikecewakan. Para calon pemenang, sebaliknya, jarang tertarik pada masa depan.

Karena mereka asyik dengan segala permasalahan hari ini, tidaklah mengherankan bila mereka melihat masa depan dipenuhi masalah juga. Bukannya memimpikan masa depan yang besar, mereka takut pada apa yang disimpan masa depan bagi mereka.

Saya tau betapa pincangnya perilaku muram-sial itu. Hal itu dapat melemahkan kekuatan anda, mengikis keyakinan anda, dan memadamkan segala harapan anda, meninggalkan semangat yang musnah dalam tubuh yang hidup. Sayangnya, saya telah berjalan dalam sepatu yang sangat tidak nyaman itu. Meski begitu, saya tidak sendirian, ada kemiripan yang kita semua miliki, pada suatu waktu atau lainnya, melalui suatu keadaan dalam kehidupan.

Namun saya dan anda mampu menundukkan dan menyingkirkan pengkondisian negatif dari hidup kita, dengan memprogram diri kita akan keberhasilan setiap hari. Mulailah proses pengkondisian ulang yang menguatkan dan mengasyikkan ini dengan membuat daftar hal-hal yang anda perlu selesaikan hari ini. Daftar “yang harus dikerjakan” (list to do) harus meliputi semua aktivitas yang saat terselesaikan mampu mendorong anda lebih dekat ke tujuan. Ini seharusnya menjadi tujuan yang mengasyikkan, tujuan yang menantang, tujuan yang mengubah hidup. Hanya tujuan yang memuat tujuan hebat lah yang akan membuat anda bertindak.

Lalu, bidiklah secara tepat hal-hal terpenting dalam daftar anda, lalu lanjutlah ke hal penting berikutnya, dan seterusnya seturut daftar yang anda buat. Anda akan menemukan hal-hal “yang tidak begitu penting” selesai dengan sendirinya. Saat anda secara sistematis menyelesaikan setiap pokok dalam daftar dan mengerjakannya secara berurutan, anda tidak hanya mengembangkan kebiasaan sehat untuk membuat prioritas tujuan, tetapi juga membuat kemajuan yang terukur dan mendasar menuju pencapaian semua tujuan itu.

Jadi, hari macam apakah yang anda simpan bagi diri anda? Mengapa anda tidak mengambil beberapa menit untuk diam sejenak dan membuat “daftar belanjaan” anda? Aturlah daftar anda dalam skala prioritas, dimulai dengan hal-hal terpenting untuk dilakukan. Lalu, begitu daftar anda jadi, itulah waktu untuk pergi ke tempat penyimpanan. Anda akan menikmati kesenangan disana.

 

Sumber : Buku “Mr. Positive versus Mr. Negative” oleh Praveen Verma.

Advertisements

Author: Adamina Islam

both extrovert and introvert 😌

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s