Hamba Amatiran

hamba amatiran 😐

hamba yang masih memikirkan dunia ketika bangun pagi
hamba yang terlalu takut jika nanti dia tidak bisa mandiri
hamba yang mengatakan cinta Allah, tapi tidak melakukan pendekatan yang berarti
hamba yang diam, dan tidak memanfaatkan waktu yang diberikan

hamba yang mengkhawatirkan hal yang bukan seharusnya menjadi kuasanya
hamba yang menakutkan hal yang belum terjadi
hamba yang terlalu memikirkan uang uang dan uang
hamba yang masih memikirkan pendapat orang lain

hamba yang merasa ingin hkjrah, namun tidak istiqomah
terkadang pelariannya bukan ke kitab suci namun mendengarkan musik

hamba amatiran
masih saja iri dengan kebahagiaan orang lain
masih saja suka membandingkan-bandingkan nikmat sendiri dengan kenikmatan orang lain
bagaimana kamu bisa hidup bahagia jika terus melihat kebahagiaan yg diberikan untuk orang lain
rumput tetangga terlihat lebih hijau daripada rumput sendiri
karena mereka merawat rumputnya sementara kita hanya melihat-lihat

hamba amatiran
hamba yang tidak mampu berserah diri dengan sepenuhnya kepada sang Pencipta

Bersabarlah, Wahai Temanku..

Ini adalah sebuah cerita tentang temanku. Ini juga sebuah cerita sebelum hari Ibu..

Dia teman dekatku semasa kuliah. Yang aku tau, ibunya sudah lama sakit. Akupun belum pernah bertemu langsung dengan beliau. Yang aku tau, temanku telaten merawat dan menunggui ibunya yang sedang sakit. Bahkan mulai dari awal kuliah.

Continue reading “Bersabarlah, Wahai Temanku..”

Afterthought (3)

mereka melupakan masa sekarang sehingga mereka tidak hidup seolah tidak akan pernah mati, dan mereka mati seolah mereka tidak pernah hidup…..

••• Wawancara dengan Tuhan •••

 

Dengan titel yang baru saja saya peroleh sebagai jurnalis, saya memutuskan untuk membuat prestasi.

masuk,” Tuhan berkata kepada saya, “jadi, kamu ingin mewawancarai Aku?”

Continue reading “Afterthought (3)”

Afterthought (2)

“kelihatannya seperti mimpi yang indah,” kata Tuhan. “aku ingin kamu bahagia.”

••• Orang yang Begitu Sedih •••

Seorang anak laki-laki tinggal di rumah besar di atas sebuah bukit. Ia menyukai anjing, kuda, mobil balap, dan musik. Ia memanjat pohon dan kemudian pergi berenang, bermain sepak bola dan mengagumi gadis-gadis cantik. Kecuali harus mengurus dirinya sendiri, ia mempunyai kehidupan yang baik.

Continue reading “Afterthought (2)”