Setiap Orang itu Berbeda

just focus on yourself, not the others.

banyak orang membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain

padahal tingkat kesusahan, tips menghadapi sesuatu dari setiap orang berbeda

contohnya,

  • nggak semua org mudah bercerita dan terbuka dgn org lain. ketika org yg pendiam menjadi terbuka, pasti dia mengalami tingkat kesulitan tersendiri yang berbeda dgn orang terbuka yang dengan mudahnya berbaur dan menceritakan ini itu.
  • nggak semua orang mudah berbagi. mudah saja bagi mereka yang suka berbagi atau terbiasa berbagi, bahkan itu hal menyenangkan utk dilakukan. tapi bgmna dengan orang yang yg tadinya kikir, enggan memberi dan lebih peduli pada diri sendiri. ketika dia ingin mulai belajar berbagi, dia sedang melatih dirinya sendiri mengubah mindset dan pola pikir utk belajar memberi.
  • nggak semua orang mudah memaafkan. memaafkan kadang terdengar simpel, tergantung duduk permasalahannya 🙂 tapi utk orang yg gampang tersulut emosinya, hal itu tidak mudah bahkan nyaris “sebaiknya jangan bertemu lagi denganku”. memaafkan butuh waktu dan perundingan lebih utk diri sendiri. meskipun itu mudah bagi orang penyabar yang mudah legowo
  • nggak semua orang bisa cuek dan tidak cemburuan. ada dalam pasangan ketika mereka memang bawaannya tidak cemburuan ketika melihat pasangannya sedang berbicara atau bercanda dengan teman lawan jenisnya mereka tidak merasa terganggu dan merasa hal itu sah-sah saja. tapi bagi mereka yang cemburuan dan overprotektif, jangankan ketika pasangannya bercanda pada lawan jenis, tersenyum menyapa saja sudah panas dan ingin mengobrak-abrik tidak rela (omg)
  • nggak semua orang gampang “move on”. disini ada tipikal orang yang “so easily move on” dan yang saking setianya “so desperate to move” ._. disini ada masalah waktu, ada yg 1 bulan sdh merelakan dan ganti pasangan, ada yang sampai 1 tahun masih baperan aja (haha, peace ✌) perjuangan mereka yang “so desperate to move” pasti jauh lebih berat.. makanya, buat kalian yang suusah move on jangan merasa zbl dan kzl sama mereka yang guampang move.. insya Allah nanti ganjarannya berbeda kok, sesuai dengan tingkat kesusahan 🙂
  • nggak semua orang penyabar. ada, orang yang dicaci maki dieemm aja, terimaa… uuhhhh pokoknya pendiam dan penyabar. ada juga, orang yang disenggol dikit udah macem “APA LO? CARI MASALAH?” sambil melotot dan efek kamera zoom in zoom out 😂 ketika mereka yang mudah tersinggung itu mulai belajar buat sabar dan lebih tenang, itu bukan hal gamlang yang mereka lalui.

dan masih buanyak hal yang berbeda dari tiap orang tapi kerap dibanding-bandingkan

hargai diri sendiri bagi kalian yang mengalami banyak proses pengubahan mindset dan kepribadian

dalam hidup jangan lelah belajar menjadi pribadi yang terus menerus membaik

karena apa yang diuji adalah kelemahan kita sendiri

contohnya ketika kamu org yang susah move on berpasangan dengan org yang gampang move on, pas kalian pisah alias putus, disini ada jurang perbedaan jauh.

bisa jadi yang sdh move on lgsg dapet pengganti, dan yang belum move on masih kzl dan zbl sama mantannya 😅

disini ujiannya adalah belajar melepaskan dan move dari masa lalu

setiap hal pasti ada saja manfaat dan hikmahnya, karena itu kita harus memilih mau bagaimana menanggapi hal itu.

pilih yang baik buat dirimu sendiri utk kehidupan mendatang 🙂

karena yang namanya belajar itu pengorbanan dan rasa sakit yang dirasakan pada masa sekarang.

intinya, parameter perubahan itu perbandingan antara dirimu yang dulu  dan yang sekarang, bukan orang lain dengan kamu yg sekarang 🙂

Ada Apa Dengan “Menari Dibawah Hujan”?

apa responmu ketika kamu jalan kaki dan hujan turun?

Sempet dijadikan bahan guyonan teman-teman ketika dulu title blog ini adalah “Menari dibawah Hujan”..
jujur awalnya aku mau pake Bahasa Inggris, jadi mungkin bakal jadi gini “Dancing In The Rain” -_- tapi kok jadi absurb yah :’D

akhirnya aku memutuskan pake Bahasa Indo aja. Mengapa “Menari dibawah Hujan?”

Continue reading “Ada Apa Dengan “Menari Dibawah Hujan”?”

Ini Akhirmu.

terima kasih, Tuhan
dengan segala kebesaranMu dalam campur tangan di hidupku

Kau yang Maha Mendengar dan Mengetahui yang paling baik untuk umatMu

Kau perkenankan do’a di tiap akhir sujudku

Kau tunjukkan yang benar dan terbaik menurut pilihanMu

dia bukan untukku

maka aku akan tegar dengan segala KuasaMu

kini kau kirim dia jauh jauh dari hidupku

sebelum aku sadar bahwa terakhir kali aku bertemu

dengannya, aku yang menolak karena alasan palsu

kini baik baiklah di kehidupanmu

kamu bukan sesuatu untuk berada di cerita dan tulisanku
fin~